Tips dan Trik Memulai Bisnis di Surabaya

Untuk kalian yang saat ini memiliki usaha resmi maka jangan sepelekan pembuatan kontrak dan perjanjian di Surabaya ketika akan berbisnis dengan pihak lain. Hal ini demi menjaga agar hubungan bisnis kedua belah pihak terjalin dengan baik dan antisipasi apabila hal yang tidak diinginkan terjadi seperti misalnya adanya ketidak mampuan salah satu pihak untuk menunaikan kewajiban.

Surabaya merupakan ibukota Jawa Timur yang memiliki daya tarik luar biasa bagi pebisnis maupun investor. Ibaratnya sebagai kota nomor 2 terbesar di Indonesia, Surabaya menjadi tempat tujuan sebagian besar orang untuk mencari kerja, namun di sisi lain Surabaya juga jadi lokasi yang strategis untuk membuka usaha.

Memulai bisnis di Kota Pahlawan membutuhkan kombinasi antara pemahaman pasar lokal dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Kita tentu tidak ingin menngesampingkan beberapa faktor yang mendukung kelancaran dalam berbisnis di Surabaya.

Berikut ada beberapa tips ketika ingin berbisnis di Surabaya yaitu:

1. Tentukan Ide Bisnis yang Relevan dengan Pasar Surabaya

Surabaya dikenal sebagai kota perdagangan, pendidikan, danĀ  juga kuliner sehingga kita bisa mempertimbangkan jika ingin buka bisnis ritel maupun kuliner.

Dalam beberapa waktu terakhir bisnis kuliner di Surabaya cukup berkembang pesat dengan ditandai banyaknya restoran baru mengusung tema kuliner yang beragam. Anda bisa mulai mempertimbangkan konsep yang unik dengan spesialisasi menu masakan tertentu.

Contohnya kuliner Korea yang sedang ngehits di Surabaya dimana banyak sekali dikunjungi oleh warga yang antusias ingin mencicipinya.

Bisnis properti bisa jadi pilihan berikutnya jika Anda merasa tertarik untuk bidang tersebut. Tingginya urbanisasi dan jumlah mahasiswa yang belajar di Surabaya, membuat bisnis properti memiliki potensi jangka panjang.

Bisnis properti bisa meliputi sewa rumah, kost-kostan, jual beli rumah dan jual beli unit apartemen. Pastinya Anda harus tahu dulu selera konsumen sebelum memulai bisnis properti ini.

2. Lakukan Riset Pasar Mendalam

Surabaya sebagai kota besar tentu ada banyak pebisnis yang mengembangkan usaha di kota pahlawan tersebut. Kompetitor tentu tidak hanya satu atau dua orang saja melainkan ada banyak.

Untuk itulah ketika Anda ingin berbisnis di Surabaya, coba identifikasi siapa kompetitor langsung di lokasi bisnis yang akan dibuka. Pelajari apa kelebihan dan kekurangan dari kompetitor tersebut. Jangan hanya meniru dalam berbisnis, carilah Unique Selling Proposition (USP) dari bisnis Anda.

Pahami juga target market Anda ketika mulai berbisnis di Surabaya. Apakah target Anda mahasiswa yang membutuhkan harga terjangkau dan tempat nongkrong nyaman, atau justru target market Anda adalah profesional dimana butuh kecepatan dalam pelayanan. Jangan lupa ada target market keluarga dimana bagi keluarga rasa nyaman itu adalah hal utama.

3. Tentukan Lokasi StrategisĀ 

Jangan membuka bisnis Anda di lokasi yang tidak strategis karena akan minim pembeli atau pelanggan. Di Surabaya ada beberapa titik lokasi bisnis strategis misalnya saja dekat kampus, perkantoran dan juga sekolah.

Misalnya saja Anda ingin membuka bisnis laundry maka lingkungan kampus merupakan pasar yang efektif untuk menjaring pelanggan. Atau Anda ingin membuka bisnis kuliner murah maka lingkungan perkantoran seperti ruko merupakan pangsa pasar yang cocok sekali.

4. Buat Rencana Bisnis yang Matang

Bisnis tanpa rencana maka sudah dipastikan tidak akan bertahan lama. Anda harus punya visi dan misi ketika menjalankan usaha agar tidak menyimpang serta fokus dalam berbisnis.

Diperlukan juga strategi pemasaran meskipun Anda masih berbisnis skala kecil. Strategi pemasaran sekarang sudah sangat mudah yaitu Anda bisa memanfaatkan ruang digital seperti media sosial untuk menjangkau pelanggan.

Jangan lupa jika ingin berbisnis untuk melengkapi persyaratan secara resmi seperti mendaftarkan bisnismu ke dalam badan usaha. Di Surabaya, dan juga di kota-kota lainnya, mengurus legalitas sangat krusial untuk perlindungan hukum sebuah bisnis.

Buatlah anggaran berupa modal awal ketika memulai berbisnis serta lakukan estimasi biaya operasional bulanan, dan proyeksi pendapatan.

Anda juga wajib memilih struktur yang sesuai dengan skala bisnis misalnya saja usaha perorangan atau UMKM. Ada beberapa jenis badan usaha yang bisa Anda pertimbangkan ketika mulai berbisnis, yaitu mendirikan PT atau CV. Bahkan UMKM saat ini sudah bisa memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

NIB adalah izin dasar utama yang diibaratkan seperti “KTP” bisnis dimana diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Untuk usaha berisiko rendah, NIB seringkali sudah berfungsi sebagai izin operasional penuh, menggantikan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Apabila Anda adalah warga Surabaya maka bisa memanfaatkan Surabaya Single Window (SSW) sebagai portal resmi Pemerintah Kota Surabaya untuk mengurus perizinan.

Jangan lupa juga untuk membuat NPWP Badan Usaha karena NPWP wajib dimiliki sebagai identitas perpajakan sebuah bisnis.

Di Surabaya, proses perizinan semakin dipermudah secara digital. Anda sudah bisa menggunakan layanan konsultan perizinan atau jika merasa kewalahan bisa menggunakan pihak ketiga untuk membantu menguruskan proses perizinan untuk bisnis Anda.

Tips Agar Sukses Berbisnis di Surabaya

Seorang pebisnis pastinya ingin meraih keuntungan yang sebesar-besarnya manakala dirinya mendirikan usaha. Ketika mulai membuka bisnis di Surabaya, Anda harus tahu bagaimana kondisi di lapangan sehingga dapat mengantisipasi apabila terjadi dinamika dalam berbisnis..

Berikut adalah beberapa tips agar sukses berbisnis di Surabaya:

1. Adaptif Terhadap Teknologi (Go Digital)

Sekarang ini hampir semua bisnis pasti punya media sosial dalam upaya mempromosikan usaha mereka. Bisa dikatakan warga Surabaya sangat aktif di media sosial sehingga Anda bisa memanfaatkan aplikasi seperti Instagram, TikTok, hingga Google Maps untuk promosi secara visual.

Selain itu juga media sosial dapat membuat bisnis Anda berinteraksi dengan pelanggan.

Jika bisnis Anda bergerak di bidang kuliner atau ritel, maka integrasikan dengan aplikasi pesan antar seperti GoFood atau GrabFood. Namun jika bisnis Anda bergerak di bidang jasa, maka bisa memanfaatkan tools digital lain untuk efisiensi.

2. Fokus pada Pelayanan Pelanggan

Bisnis yang baik dan berkembang adalah yang selalu mengutamakan kualitas layanan pada pelanggannya tanpa terkecuali. Lalu pada umumnya warga di kota besar juga lebih suka pada pelayanan cepat serta menghargai efisiensi.

3. Cermat Mengelola Keuangan

Bisnis yang baik juga tentunya sangat cermat dalam mengelola keuangan internal. Ketika sudah meraup untung di beberapa bulan pertama jangan langsung bangga namun fokusnya untuk mengembangkan bisnis.

Buat anggaran biaya operasional yang realistis dan hindari utang konsumtif yang tidak perlu. Lakukan pencatatan yang detail dan di era digital saat ini sudah saatnya Anda menggunakan aplikasi untuk mempermudah segala bentuk pencatatan.

4. Bangun Jaringan Lokal (Networking)

Sebuah bisnis juga memerlukan networking dan jangan pernah takut tersaingi. Bergabunglah dengan komunitas UMKM, asosiasi pengusaha, atau networking lainnya di Surabaya. Koneksi lokal seringkali membuka peluang kemitraan dan informasi pasar yang berharga.

Anda juga bisa mempertimbangkan kolaborasi dengan bisnis lokal lain. Misalnya, coffee shop Anda bermitra dengan bakery lokal untuk meningkatkan variasi produk.

KesimpulanĀ 

Surabaya menawarkan peluang besar bagi pengusaha yang siap berinovasi, patuh terhadap perizinan, dan fokus pada kualitas layanan pelanggan. Jangan lupa untuk tetap patuh dalam berbisnis seperti melengkapi perizinan dan berkas lainnya agar bisnis Anda dapat bertahan untuk jangka waktu yang cukup lama.

Jadi jika Anda memang sudah berniat untuk membuka bisnis di Surabaya, maka segera realisasikan niat tersebut.

Leave a Comment