Daftar Isi

Siapa sih yang tidak kenal jengkol, sayuran khas Indonesia. Bagi sebagian orang terutama orang jaman dulu, jengkol merupakan makanan yang cocok dimakan dengan sambal. Meskipun anak muda jaman now mungkin tidak terbiasa dengan jengkol namun keberadaannya masih tetap diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai salah satu lauk dalam makanan mereka. Namun tidak semua orang paham bagaimana cara menghilangkan bau mulut setelah makan jengkol.
Beberapa olahan jengkol yang bisa dimasak dan membuat selera makan kita bisa bertambah berkali lipat misalnya saja:
- Semur jengkol
- Balado Jengkol
- Jengkol sayur lodeh
Nah karena seperti yang saya sebutkan di awal bahwa mungkin tidak semua orang memahami bagaimana cara menghilangkan bau mulut setelah makan jengkol, akhirnya bahan makanan ini seolah dihindari oleh sebagian orang demi alasan keamanan ketika harus berkomunikasi dengan orang lain.
Dilansir dari situs Alodokter, penyebab jengkol dapat menyebabkan bau mulut karena di dalam jengkol terdapat asam amino yang cukup tinggi bernama asam jengkolat dimana mengandung sulfur atau belerang. Adanya kandungan asam amino yang cukup tinggi itulah akhirnya menyebabkan jengkol bisa menyebabkan bau pada pernapasan dan juga kencing menjadi bau.
Sebenarnya kita tidak perlu menghindari untuk tidak mengonsumsi jengkol karena kalau sudah suka dan favorit makan jengkol, kita bisa kok mensiasati agar setelah makan jengkol, tidak ada bau mulut yang ditimbulkan. Beberapa cara untuk bisa menghilangkan bau mulut setelah makan jengkol antara lain:
Sikat Gigi Menggunakan Pasta Gigi
Sehabis makan jengkol rasanya wajib bagi kita untuk menyikat gigi agar nafas juga akan terbebas bau jengkol. Tentu nafas yang wangi pasta gigi akan menambah rasa percaya diri manakala harus berkomunikasi dengan orang lain.
Gunakan pasta gigi yang bisa melindungi gigi dari kerusakan dan tentu saja memberikan perlindungan menyeluruh. Pasta gigi yang bisa memberikan perlindungan menyeluruh adalah CloseUp Complete Fresh Protection dimana mampu memberikan kesegaran untuk nafas kita selama kurang lebih 18 jam.
Nah, kalau kalian sedang ingin banget makan semur jengkol misalnya, tidak ada salahnya sehabis makan segera sikat gigi menggunakan pasta gigi CloseUp Complete Fresh Protection.
Kumur Menggunakan Mouthwash
Apabila kebetulan kalian lupa membawa sikat gigi ketika hendak berniat makan jengkol, maka langkah antisipasi berikutnya untuk mencegah bau mulut adalah berkumur dengan mouthwash. Meskipun sebenarnya langkah paling tepat adalah sikat gigi terlebih dahulu lalu berkumur dengan mouthwash agar kesegaran nafas lebih bertahan lama.
Selain mouthwash, kalian juga bisa berkumur dengan air garam dimana membantu mengangkat sisa-sisa makanan di mulut dan memastikan juga dapat menetralkan bau tak sedap setelah memakan jengkol.
Konsumsi Makanan yang Bisa Menetralisir Bau Jengkol
Ada banyak makanan baik itu sayur atau buah yang bisa membantu kita dalam menetralisir bau mulut yang disebabkan dari mengonsumsi jengkol. Beberapa makanan tersebut antara lain apel, pir, daun seledri, mentimun hingga wortel.
Mungkin kita tidak menyadari bahwa di dalam makanan yang selama ini dikonsumsi ada beberapa yang bisa membantu menetralisir dari bau jengkol sehingga mau makan jengkol dimasak apapun seharusnya kita tak perlu khawatir.
Mengunyah Permen Karet
Terkadang kita tidak pernah tahu situasi yang sedang dihadapi ketika hendak bersantap makanan yang dihidangkan. Makan jengkol di tengah keramaian lalu bingung hendak sikat gigi atau berkumur dimana, maka salah satu cara paling sat set untuk menyegarkan nafas kembali adalah dengan mengunyah permen karet.
Cara sederhana namun setidaknya membantu kita percaya diri kembali setelah makan jengkol. Permen karet yang kita kunyah dalam merangsang produksi air liur sekaligus menetralkan bau tak sedap yang ditimbulkan setelah makan jengkol.
Jadi jangan pernah takut makan jengkol yaa… sebab selain rasanya lezat, bau dari jengkol bisa dinetralisir juga sehingga kita bisa tetap percaya diri.